Wednesday, September 5, 2012

Kisah menuju Gadjah Mada #Bridge Course 01


Tes tertulis Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau SNMPTN telah berakhir .Kini para calon mahasiswa tinggal menunggu hasil dari apa yang mereka kerjakan di Lembar Kerja Komputer tersebut. Rasa cemas maupun optimis mewarnai wajah peserta tes.Mereka dari Sabang hingga Merauke, calon-calon mahasiswa yang menaruh harapan untuk masuk ke universitas pilihannya.Akupun juga begitu, kutuliskan 2 dari 3 pilihan yang disediakan untuk peserta SNMPTN jurusan IPC. Yakni Ilmu Komunikasi UGM dan Ilmu Komputer UGM. Pada pilihan ke tiga aku membiarkannya kosong tanpa tulisan. Supaya nanti jikalau aku tidak lolos pada dua pilihan tersebut aku segera berlari menuju sebuah kampus di Jalan Magelang yaitu MMTC.
Banyak faktor yang mempengaruhiku untuk memilih ilmu komunikasi UGM dan ilmu komputer UGM  sebagai pilihan.Tentang ilmu komunikasi, aku baru mengetahui lebih dalam tentang prodi ini setelah sebuah lembaga bernama mahamentor datang ke sekolah kami untuk membimbing siswa-siswa untuk menggapai mimpi mereka. Nah namanya mbak Priska seseorang yang membuatku pertama kali tahu kalau ilmu komunikasi itu ada. Walaupun mbak Priska hanya memberikan deskripsi singkat tentang ilmu komunikasi namun aku merasa tertarik karena ada kegiatan perkuliahan di ilmu komunikasi ynag kebetulan sama dengan hobiku saat itu apalagi kalau bukan membuat film.Lalu aku pun berkonsultasi dengan teman angkatan atas yang juga berkuliah di ilmu komunikasi. Melalui tanya jawab dan diskusi waktu itu membuat aku semakin yakin untuk berkuliah di ilmu komunikasi.Sedangkan kalau ilmu komputer sebenarnya sudah lama aku memimpikan untuk kuliah di prodi itu, namun prodi ini kujadikan terget kedua.
Keluargaku juga ikut andil dalam menentukan pilihanku. Suatu hari aku bertanya pada ibu bahwa apakah aku boleh untuk kuliah di luar DIY? Memang, aku ingin sekalai merasakan menjadi mahasiswa di daerah lain,seperti kawan-kawanku SMA ku yang datang dari berbagai daerah di Indonesia untuk bersekolah di Jogja. Namun ibu menolaknya, yah kalau orang tua tidak menyutujui, tak apalah.Selanjutnya menurut orang tuaku kuliah di UGM biayanya lebih murah dibandingkan dengan kuliah di tempat lain di DIY.Saat itu juga adikku akan melanjutkan ke jenjang Sekolah Menengah Pertama, dan kakakku melanjutkan kuliah strata 2 oleh karena itu orang tuaku harus cermat agar semua anaknya bisa bersekolah dengan baik.Kakakku juga sempat bercerita tentang kondisi UGM. Dulu aku sempat untuk berpikir mengambil jurusan Psikologi seperti kakakku. Namun karena aku tak terlalu berminat untuk berkuliah di prodi itu aku tak jadi memilihnya.
Hari menuju SNMPTN semakin dekat dan UN telah berakhir. Konsekwensi memilih ilmu komunikasi harus aku jalani, yaitu belajar mata pelajaran IPS.Aku punya waktu 2 bulan untuk mempersiapkan semuanya sebelum tes SNMPTN dimulai. Suatu saat ketika tempat lesku telah selesai mengadakan semacam uji coba SNMPTN atau try out, aku melihat dan membandingkan nilai mapel IPS dengn IPAku.Dan hasilnya sungguh mengejutkan.Ternyata nilai mata pelajaran IPSku lebih tinggi dibandingkan dengan mata pelajaran IPAku.Wow apakah ini suatu kebetulan?? Ternyata tidak, berkali-kali aku mengerjakan try out dan hasilnya mata pelajaran IPS yang selalu lebih tinggi nilainya,sungguh mengherankan.
Okey nanti malam adalah penentuan namun di pagi hari ini aku mencoba untuk mendaftar MMTC.Tesnya ternyata tak terlalu sulit di MMTC, hanya berupa Computer Based Test dan Tes wawancara. Malam tiba dan aku pun segera menuju warnet, ucapan selamat menyertai pengumuman test SNMPTNku dan sejak saat itu aku menjadi seorang pembelajar baru di Universitas Gadjah Mada

0 comments:

Post a Comment